Sinergi Literasi Digital dan Referensi Kitab: MDI Layani 458 Pemustaka dalam Satu Hari
Tengaran, 5 Dzulqa'dah 1447 H / 24 April 2026 M
TENGARAN – Suasana di Maktabah Darul Irsyad (MDI) tampak lebih hidup dari
biasanya. Pada hari ini, tercatat sebanyak 458 santri dari berbagai
jenjang pendidikan di Pesantren Islam Al-Irsyad Tengaran (PIAT) hadir memadati
ruang perpustakaan. Kehadiran massa pemustaka yang besar ini menunjukkan
tingginya kebutuhan santri terhadap akses informasi, baik melalui literatur
fisik maupun digital.
Pemanfaatan Fasilitas Secara Maksimal
Dalam pantauan di lokasi, area Komputer Internet (Komet) yang
berjumlah 50 unit beroperasi penuh untuk melayani riset digital. Sementara itu,
area baca lesehan dan meja formal juga dipenuhi oleh santri yang fokus menelaah
kitab-kitab referensi.
Rincian kunjungan hari ini berasal dari perwakilan berbagai
jenjang, di antaranya:
- Jenjang IM (I’dad Muallimin): Kelas 11
C dan 10 I.
- Jenjang MTs (Mutawassithah): Kelas 9
G, serta rombongan kelas 8 dan 7.
- Jenjang IL (I’dad Lughowi): Yang juga
memanfaatkan jam perpustakaan untuk penguatan bahasa.
Dukungan untuk Akreditasi Perpustakaan
Kapus MDI menyatakan bahwa statistik kunjungan yang mencapai angka
400-an per hari ini merupakan bukti nyata bahwa MDI telah menjadi pusat belajar
(learning center) yang vital bagi tholabul 'ilmi. Data ini juga akan
menjadi bagian dari eviden penting dalam proses akreditasi nasional
perpustakaan yang sedang diperjuangkan oleh tim MDI.
"Kami berkomitmen menyediakan lingkungan yang kondusif dan
nyaman bagi seluruh jenjang, baik SDITQ, MTW, IL, maupun IM, agar visi menjadi
perpustakaan unggul berbasis prinsip Ahlussunnah wal Jama’ah dapat
tercapai," ujar Kapus MDI.
Dengan layanan yang berbasis manajemen mutu, MDI terus berupaya
mengoptimalkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) guna menunjang
efektivitas layanan bagi seluruh pemustaka.